Logo Pemkot Samarinda

deskripsi gambar

Headline New's

Revisi Renstra BPKAD Kota Samarinda

Posted by On September 13, 2017

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah suatu wilayah tertentu, dipergunakan sebagai acuan untuk merancang Rencana Strategis Instansi Pemerintah dalam wilayah tertentu. Selanjutnya, RencanaStrategisInstansi atau SKPD harus bersinergis dengan visi, misi daerah dan visi, misi kepala daerah yang sedang menjabat pada wilayah tersebut, sehingga dalam pelaksanaan pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi sejalan, searah dan selaras serta saling berkesinambungan.

Visi “Terwujudnya Sistem Administrasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah yang Profesional, Kredibel, Transparan dan Akuntabel.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dibentuk dan dituangkan dalam Perda Kota Samarinda Nomor 09 Tahun 2011,tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Dinas Daerah Kota Samarinda dan Perda Kota Samarinda Nomor10 Tahun 2011, tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 12 Tahun 2008 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Lembaga Teknis Daerah Kota Samarinda. Dalam Perda tersebut pada intinya adalah memecah Struktur Organisasi dan Tata Kerja Dinas Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) menjadi 2 (dua) SKPD, yaitu :

1. Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda).
2. Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Maksud dari pemecahan SKPD tersebut adalah untuk efisiensi dan efektifitas birokrasi pelayanan publik dan kemudahan penanganan Keuangan dan Aset daerah Kota Samarinda, serta dalam pengertiannya, bahwa semua hak dan kewajiban Negara yang dapat dinilai dengan uang, serta segala sesuatu baik berupa uang maupun berupa barang yang dapat dijadikan milik Negara. Berkaitan dengan hal tersebut, pelaksanaan hak dan kewajiban perlu dikelola secara tertib, taat pada peratuan perundang-undangan, efesien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah berkewajiban menyusun Rencana Strategis berdasarkan skala prioritas kegiatan pembangunan yang dapat direalisasikan sesuai dengan potensi dan kemampuan pemerintah kota Samarinda., serta tetap memperhatikan kebijakan Walikota selaku kepala pemerintahan daerah yang diserahi kekuasaan atas pengelolaan keuangan negara dalam kepemilikan kekayaan daerah yang dipisahkan oleh presiden (UU no 17 tahun 2003, pasal 6 ayat 2 poin c). Untuk mensinergiskan dengan konsep dan tujuan SKPD, Rencana Strategis BPKAD Tahun 2016 – 2021 dijabarkan dalam penyusunan Rencana Kinerja SKPD dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Samarinda.

selengkapnya klik disini


Download File
 Revisi Renstra BPKAD

Indikator Kinerja Utama

Posted by On September 13, 2017

Berikut adalah Skema target yang ingin dicapai yang termuat dalam Indikator Kinerja Utama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah th 2017

tampilan dalam format jpg, silahkan klik pada gambar dibawah ini untuk melihat lebih jelas

Target Yang ingin dicapai


Download File :
 Download File IKU 2017


dan dibawah ini adalah skema penjelasan dari Indikator Kinerja Utama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Samarinda th 2017

Penjelasan Indikator Kinerja Utama 2017


Download File
 Penjelasan IKU 2017

Kejari Samarinda Kembalikan Sertifikat Tanah yang Disita

Posted by On September 04, 2017


Samarinda- Kejaksaan Negeri Samarinda akhirnya menyerahkan 253 surat sertifikat rumah pegawai Korpri Kota Samarinda seluas 30 hektare di Sambutan, Samarinda. Sertifikat atau surat kepemilikan tanah yang disita penyidik Kejari Samarinda dijadikan alat bukti perkara dugan korupsi pengadaan Kavling Tanah Matang tahap IV Perumahan Korpri Samarinda.

"Penyerahan surat tanah yang memiliki kekuatan hukum tetap. Surat tanah itu dari pengembang David Effendi (kontraktor PT Davindo Jaya Mandiri), yang melaksanakan antara lain putusan Mahkamah Agung pada 15 April 2015," kata Kepala Kejaksaan Negeri Samarinda, Retno Harjantari, usai menyerahkan langsung ke Sekretaris Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin di Aula Kejari Samarinda, Jalan M Yamin, Rabu (30/8). 




Perintah eksekusi penahanan putusan Mahkamah Agung antara lain mantan Sekretaris Kota Samarinda, Fadli Ila dan David Effendi. "Tapi David Effendi ditunda, karena masih sakit," ujar Retno yang didampingi Kasi Pidsus Kejari Samarinda, Darwis Burhansyah.
Putusan itu juga menyebutkan, bahwa dari kedua terpidana itu diperintahkan untuk mengembalikan barang bukti (surat sertifikat) dan masih ada eksekusi yang belum dilaksanakan.

"Yaitu uang pengganti yang belum dilaksanakan terhadap putusan itu," jelasnya.
Sedangkan barang bukti yang telah dikembalikan ke Pemkot Samarinda, kata dia, menjadi aset milik Pemkot Samarinda. "Luas aset lahan di perumahan Korpri itu sejumlah 30 hektar. Aset itu digunakan untuk kegiatan pengadaan Kavling Tanah Matang untuk pembangunan perumahan PNS Samarinda," paparnya. 




Perkara Kaving Tanah Matang Tahap IV Pembangunan Perumahan Korpri Samarinda diusut saat Kejari Samarinda dipimpin Sugeng Purnomo. Kejari Samarinda saat itu menetapkan tiga tersangka yakni (Sekda) Fadli Ila, (Sekretaris Korpri Samarinda/almarhum) Yusridiansyah dan David Effendi sebagai kontraktor. Keduanya sudah diputus kasasinya di Mahkamah Agung dan berkekuatan hukum tetap. Putusan kasasi terdakwa Fadli Ila nomor 2088 K/Pid.Sus/2014 tanggal 9 September 2015, ?menyatakan menolak permohonan kasasi. "Sekarang yang bersangkutan sedang menjalani hukuman setelah kita menjalani eksekusi atas perintah Mahkamah Agung?," kata Kasi Pidsus Kejari Samarinda, Darwis Burhansyah.

Meski perkara ini sudah selesai proses hukumnya, lanjut dia, tinggal melaksanakan perintah putusan Mahkamah Agung yang belum dipenuhi antara lain uang pengganti dan denda. "Masih ada perintah putusan MA yang sedang kita siapkan. Tunggu saja waktunya,"tambah Darwis. (bud)


Source : tribun kaltim

Berakhirnya Masa KKN Unmul Kota Samarinda di BPKAD Kota Samarinda Th 2017

Posted by On Agustus 31, 2017

KKN Unmul Kota Samarinda

Sejumlah mahasiswa dan mahasiswi dari Universitas Mulawarman melaksanakan tugas Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kantor BPKAD Kota Samarinda. Pelaksanaan KKN Tahun ini dimulai sejak 01 Juli 2017 dan berakhir pada tanggal 31 Agustus 2017

Mereka terbagi menjadi dua kelompok, dan masing-masing kelompok ada ketuanya, dari sekian jumlah mereka, dibagi menjadi beberapa orang untuk ditempatkan disemua bidang dan sub bagian. 


KKN Unmul Kota Samarinda

Adapun tugas dan kegiatan mereka selama melaksanakan KKN di kantor BPKAD Kota Samarinda, adalah mengerjakan segala tugas dan pertintah para pejabat dimana mereka ditempatkan, juga untuk membantu segala aktifitas pekerjaan ASN BPKAD Kota Samarinda, dan ini sebagai bentuk pendidikan dalam hal untuk memiliki rasa bertanggung jawab dengan tugas yang mereka terima yang akan menjadi pengalaman mereka untuk berkarier suatu saat nanti.


KKN Unmul Kota Samarinda





wait for update

Penyerahan Santunan Kematian dan Jaminan Hari Tua An. Sufianto

Posted by On Agustus 21, 2017

Alhamdulillah, tepat hari ini, Senin, 21 Agustus 2017, santunan kematian dan jaminan hari tua atas nama Sufianto, yang mana beliau merupakan salah seorang staf ASN di lingkungan BPKAD Kota Samarinda yang telah meninggal dunia beberapa waktu yang lalu, telah secara resmi diterima dari PT. Taspen kepada BPKAD Kota Samarinda dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris BPKAD Kota Samarinda, yang kemudian diserahkan kepada pihak ahli waris dari saudara kita Sufianto, dan acara penyerahan ini berlangsung tadi siang diruang rapat BPKAD Kota Samarinda lt.4 

Acara penyerahan ini merupakan bagian dari serangkaian acara sosialisasi PP No. 70 Th 2015 tentang Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian untuk Aparatur Sipil Negara yang diselenggarakan oleh PT. Taspen kepada Pemerintah Kota Samarinda

Penyerahan Santunan Kematian dan Jaminan Hari Tua An. Sufianto

Dari sini, merupakan bukti komitmen Pemerintah Kota Samarinda untuk mensejahterakan pegawainya khususnya mereka yang telah meninggal dunia. Yang mana santunan seperti ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi pihak ahli waris yang telah ditinggalkan

BPKAD Kota Samarinda Ikut serta dalam Pawai Pembangunan Th 2017

Posted by On Agustus 19, 2017


SAMARINDA— Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 72 Tahun 2017 khususnya di Pemerintah Provinsi kaltim dimeriahkan dengan berbagai kegiatan.

Salah satu agenda kegiatan tersebut adalah Pawai Pembangunan yang setiap tahunnya menjadi agenda rutin tahunan Pemkot Samarinda. Pawai pembangunan ini merupakan kerjasama antara Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda dengan titik star dan finis di Gor segiri.


Pawai pembangunan dimulai dari pukul 07.00 wita pagi sampai pukul 15.00 wita dan pawai ini dihendel oleh pemkot samarinda, sementara untuk panggung kehormatannya di Korem Jl. Awang Long. Pawai ini juga telah diikuti oleh kabupaten/ kota yang ikut memeriahkan hari HUT RI ini dengan menampilkan beberapa program kepada masyrakat yang telah dilaksanakan oleh Kabupaten/kota tersebut, tidak hanya itu Pawai ini juga menghadirkan beragam aksi dan kreasi masyarakat yang antusias dalam kegiatan ini.


BPKAD Kota Samarinda juga telah turut serta meramaikan acara ini, dan ini merupakan pertama kalinya BPKAD Kota Samarinda menjadi Peserta Pawai Pembangunan dengan sebagai peserta pejalan kaki, berjumlah 30 orang staf yang terdiri dari kalangan ASN dan Honorer, yang mana kehadirannya sebagai wujud kepedulian pada Roda Pembangunan di ibukota Kaltim yang tercinta ini, juga untuk mengenalkan pada masyarakat umum tentang adanya instansi yang bernama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Samarinda yang disingkat BPKAD KOTA SAMARINDA


Dan nampaknya BPKAD Kota Samarinda harus menyediakan anggaran tetap kegiatan ini untuk ditahun-tahun mendatang. Keikutsertaan BPKAD Kota Samarinda dalam kegiatan Pawai Pembangunan tahun ini, tidak sia-sia, alhamdulillah setelah melalui tahapan penilaian oleh pihak panitia, BPKAD Kota Samarinda, telah mendapat tropi sebagai juara Harapan 2 untuk kategori Instansi Pemerintah/Swasta dengan nilai 1.780


Maka dengan demikian, kedepan BPKAD Kota Samarinda, diharapkan mampu untuk lebih meningkat prestasinya diberbagai bidang roda pembangunan.